
Karo (Humas). Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Karo menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan tradisi Punggahan menjelang bulan suci Ramadan. Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat keimanan sekaligus menumbuhkan semangat introspeksi diri bagi seluruh warga madrasah.
Dengan mengusung makna mendalam dari perjalanan suci Baginda Nabi, kegiatan ini mengingatkan bahwa setinggi apa pun manusia melangkah dalam kehidupan, sujud tetap menjadi tempat kembali yang paling terbaik. Nilai spiritual dari Isra’ Mi’raj, khususnya perintah salat, menjadi pengingat akan pentingnya menjaga hubungan dengan Allah SWT dalam setiap aspek kehidupan.
Seiring dengan peringatan tersebut, suasana haru dan kebersamaan juga terasa dalam tradisi Punggahan yang menjadi sarana untuk saling memaafkan sebelum memasuki bulan Ramadan. Seluruh peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan MAN Karo turut ambil bagian dalam kegiatan ini dengan penuh khidmat.
Kepala MAN Karo dalam sambutannya menyampaikan bahwa momentum Isra’ Mi’raj dan Punggahan harus dijadikan sebagai titik awal reformasi diri. “Mari kita sucikan hati, perbaiki ibadah, dan memperkuat ukhuwah. Semoga kita semua diberikan kesempatan untuk menjalani Ramadan dengan hati yang bersih dan penuh keikhlasan,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh keluarga besar MAN Karo senantiasa diberi keberkahan, kesehatan, serta kelapangan hati untuk saling memaafkan.
Dengan semangat kebersamaan, MAN Karo mengajak seluruh umat untuk menjadikan Isra’ Mi’raj sebagai refleksi spiritual, sekaligus menyambut Ramadan dengan hati yang seluas samudera, penuh ampunan dan kedamaian.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.